HUMANIORAPersonality

Pembatasan Medsos Baik Buat Kesehatan Jiwa

Pembatasan medsos telah dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi banyaknya hoax yang tersebar terkait dengan peristiwa kerusuhan 22 Mei di beberapa titik Jakarta. Apa yang dilakukan pemerintah ini ternyata memiliki dampak kesehatan yang baik bagi masyarakat.

Menurut Menteri Komunikasi dan Informartika, Rudiantara mengatakan pembatasan medsos ini hanya bersifat sementara dan bertahap. Pembatasan dilakukan pada  platform media sosial pada fitur penyebaran foto dan video yang terdapat pada Whatsapp, Facebook, Instagram dan lainnya.

Nah langkah ini tentunya memiliki dampak positif bagi masyarakat Indonesia yang mulai kecanduan medsos. Menurut psikiter dr. Lahargo Kembaren SpKj, pembatasan medsos seperti layaknya orang melakukan diet.

Pembatasan tersebut tentunya menjadi masyarakat tidak lagi dipusingkan dengan konten medsos yang lebih banyak berisi hoax, memancing reaksi negatif. Jika sebelum ada pembatasan hoax-hoax yang bersifat provokatif bertebaran sehingga bisa memancing orang berbuat negatif.

Ketika pembatasan medsos dilakukan maka tentunya hidup akan lebih tenang dan menjadi rileks, karena pemerintah telah meniadakan konten-konten hoax yang berbau politik, apalagi konten hoax yang memprovokasi agar masyarakat ikut dalam aksi kerusuhan 22 Mei kemarin.

Sementara itu, maraknya konten hoax dan penuh provokasi semakin merebak setelah terjadi bentrokan antara massa dan polisi. Gambar kekerasan pun bermunculan dengan narasi hoax yang memancing kebencian seseorang.

Sedangkan psikolog dari Personal Growth Talissa Carmelia M.psi menyarankan agar masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang diterima medsos sebelum memeriksa kebenarannya. Karena ada kemungkinan informasi medsos menyebabkan emosi meningkat.

Mengontrol emosi saat menerima konten medsos tentu harus dilakukan, sehingga tidak mudah terbawa emosi. Jika pun tidak mampu mengontrolnya, maka sobat bisa juga mengalihkan perhatian dengan kegiatan yang menyenangkan.

damai tanpa medsos \hipwe

Tapi jika dengan melihat foto, atau video yang tidak menyenangkan bisa membuat emosi marah dan tidak bisa mengontrolnya, maka Talissa pun menyarakan untuk latihan pernafasan dan rileksasi sederhana yang dilakukan  5-10 menit.

Nah, sobat sekarang mengertikan pembatasan medsos ternyata juga bermanfaat lho bagi kesehatan jiwa, apalagi sekarang bulan Ramadhan yang memang harus bisa mengendalikan emosi.

Tags

Wahyu

penikmat aroma kopi yang sudah tidak ngopi
Close

AdBlock Terdeteksi

Dukung kami untuk terus menulis dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda